Dalam buku ini, Tan Malaka mengeluhkan bahwa generasi tua Indonesia tidak mempunyai "pandangan politik" yang diperlukan untuk memanfaatkan posisi "massa pekerja" yang relatif kuat dalam melawan imperialisme. Kendati ada kondisi pbjektif yang menguntungkan--jumlah proletariat yang banyak dan jumlah borjuasi asing yang sedikit--faktor subjektif masih kurang dalam kondisi-kondisi itu. Mereka masih…