Agama dan imajinasi kerap dipandang sebagai dua hal yang saling menolak. Yang satu seperti rapi tertata, satunya lagi mengembara tanpa batas. Padahal, keduanya berbagi tujuan yang sama: membayangkan suatu ideal yang mungkin di balik apa-apa yang kasatmata. Lewat buku ini, Haidar Bagir menunjukkan bahwa dengan imajinasi keberagamaan kita menjadi lebih lapang dan mendalam.