"Den Tatang! Terdengar suara perempuan memanggil Tatang. Namun, tidak ada siapa-siapa di ruang pameran. Suara itu semakin jelas, asalnya dari sebuah lukisan. Mungkinkah lukisan berbicara? Ternyata mungkin. Bahkan, Tatang ikut terserap masuk ke dunia lukisan. Orang-orang di dalam lukisan itu ternyata hidup! Jangan-jangan... mereka juga melihat pelaku pencurian lukisan kemarin malam. Apakah Ta…
"BLAR! Pesawat yang ditumpangi Yana dalam suatu ekspedisi meledak. Yana selamat, tetapi malah terlempar ke tahun 1292 karena iseng menjajal helm waktu. Kembali ke masa lalu memang terdengar seru, tetapi Yana harus membebaskan diri dari sergapan bajak laut Kala Wredati dan penjara Bupati Madura. Belum lagi. Yana perlu mengatur strategi demi menyelamatkan Raden Wijaya, raja pertama Majapahit. …
"Pada suatu malam, ketika keluargaku kebetulan pulang kampung, aku dikagetkan oleh suara keras mereka. Apa mereka bertengkar? Kude-ngarkan baik-baik. Yang kiri mengatakan dengan lantang bahwa me-reka sebenarnya tidak berasal dari kulit sapi yang sama. ""Mana mungkin!"" kata yang kanan menegaskan. ""Kita berasal dari se-ekor sapi. Kulitnya yang lebar itu disamak, lalu dipotong-potong de-ngan …
Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk: Catatan buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala, dengan memasukkan kembali bagian-bagian yang tersensor selama 22 tahun.
"""Apa rasanya sejarah hidup kita berubah dalam sehari? Darah saya mendadak seperempat Tionghoa, nenek saya ternyata tukang roti, dan dia, bersama kakek yang tidak saya kenal, mewariskan anggota keluarga yang tidak pernah saya tahu: Madre."" Terdiri dari 13 karya fiksi dan prosa pendek, Madre merupakan kumpulan karya Dee Lestari selama lima tahun terakhir. Untaian kisah apik ini menyuguhka…
"Suatu waktu, bapak mengajakku bermain catur. Aku enggak mau. Eh, bapak mengiming-iming akan memberikan, permen kalau aku mau diajari main catur. Karena tergiur hadiah permen, akhimya aku mau juga diajarin main catur. Tapi, enggak serius, kok! Karena, setelah aku dapat permennya, aku langsung berhenti main. Hehehe .... Bapak tidak pernah putus asa mengajakku berlatih. Sampai akhirnya, Baku p…
"Em Lump dan Lapper benar-benar berangkat mencari ayah yang tak kunjung kembali dari ekspedisi. Bukannya menemukan ayah, mereka malah tak sengaja tersesat bersama bunda. Bahkan, di tengah jalan, bunda juga menghilang! Untunglah, mereka masih dibantu ""teman besar"" mereka. Banyak yang harus dilalui Em Lump, Lapper, dan ""teman besar"" mereka. Manusia, Sailfish yang tidak ramah, sampai membaj…
"Hidup yang tenang namun penuh petualangan dijalani Em Lump di Weddell Sea, Antartika. Em Lump mempunyai segudang kegiatan yang seru dan solusi untuk menghadapinya. Mulai dari mengunjungi tempat rahasianya di dasar laut, menyusup di gudang ikan misterius, sampai menyelamatkan seekor harp seal di sebuah sirkus. Namun, hari-hari bahagianya di Antartika mulai berakhir saat es mencair dan ikan-ikan…
"Pada hari penentuan bakat di sebuah perguruan sihir, Rodeu Drakeline kaget sekali karena bola cahaya yang disentuhnya memancarkan warna emas berkilauan. Bukankah sabuk emas hanya untuk Master Perguruan? Apakah itu artinya dia akan menjadi Master Perguruan? Ataukah telah terjadi suatu kekeliruan pada bola cahaya? Rodeu semakin bingung dengan banyak kejadian aneh yang menimpanya. Apalagi, ketika…
"""Waw apa itu? Sesuatu yang bercahaya,"" ucap Vera penasaran dengan benda bercahaya di balik semak-semak. Saat itu, Vera sedang berjalan-jalan di hutan lindung yang sangat indah. Hal itu sudah menjadi kebiasaannya. Dengan perhitungan 50% berani + 50% ragu, Vera mendekati benda itu. ""Sebuah peti!"" desis Vera. ""Wah, sebuah emas! Eh, bukan! Biar kuulang. Wah sebuah jam emas!"" ujar Vera ket…