"Bagi al-Ghazali, menghampiri hakikat atau untuk mencari kasih dan ridha Tuhan, tumpuannya adalah akal. Pada pendapat ini beliau dijunjung tinggi sebagai penyelamat agama dan ummat. Ketika berada pada ujung usia, disadari bahwa akal hanya menghasilkan kontak yang tidak langsung. Untuk itu, beliau menunjuk naluri (al-dzawq) sebagai piranti yang akan meng-hantar manusia pada kontak yang serba …