Text
Sepasang Sepatu Tua
"Pada suatu malam, ketika keluargaku kebetulan pulang kampung, aku dikagetkan oleh suara keras mereka. Apa mereka bertengkar? Kude-ngarkan baik-baik. Yang kiri mengatakan dengan lantang bahwa me-reka sebenarnya tidak berasal dari kulit sapi yang sama.
""Mana mungkin!"" kata yang kanan menegaskan. ""Kita berasal dari se-ekor sapi. Kulitnya yang lebar itu disamak, lalu dipotong-potong de-ngan mesin untuk membuat kita. Kulit seekor sapi cukup lebar untuk membuat beberapa sepatu, tahu!""
""Ya, tapi bisa saja potongan-potongan itu bercampur sehingga tidak jelas lagi berasal dari kulit sapi yang mana. Kita ini asalnya berbeda. Aku jelas sapi Jerman, kau entah sapi apa, mungkin sapi Prancis.""
Sepasang sepatu yang bertengkar, arak-arakan kertas yang berjalan di malam hari, rumah yang saling menyindir, adalah beberapa cerita dari buku ini. Di buku ini, beberapa benda menjelma menjadi pence-rita yang piawai. Lewat benda-benda mati yang berkisah itu, manusia seakan diingatkan kembali akan kemanusiaannya.
Sepasang Sepatu Tua ditulis oleh Sapardi Djoko Damono, penulis prolifik peraih Lifetime Achievement Award Ubud Writers & Readers Festival 2018 dan ASEAN Book Award 2018."
No other version available