Text
Rohingya: Suara Etnis yang Tidak Boleh Bersuara
"Orang Rohingya adalah warga asli Myanmar yang telah eksis di bumi Arakan sejak abad 8 M. Namun hidup di bumi sendiri tak menjamin bebas melangkah, bebas beraktifitas, dan bebas bersuara. Berpuluh tahun sudah suara orang Rohingya dibungkam, langkah dibatasi dan jati dirinya sebagai warga negara Myanmar tak diakui.
Politik pembersihan etnis Rohingya ini lama kelamaan akan menghapus eksistensi Rohingya dari peta dunia. Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA) PAHAM lahir untuk menyuarakan suara etnis yang termarjinalkan secara struktural ini, aehingga suatu waktu suara mereka kembali bergema dan terdengar sampai seluruh pelosok bumi. Karena masalah Rohingya adalah masalah kemanusiaan, keadilan dan HAM, bukan semata-mata konflik etnis & agama.
Beradvokasi untuk Rohingya adalah kewajiban sejarah demi tegaknya kemanusiaan yang adil di muka bumi."
No other version available