Rasanya hanya mendapatkan kehampaan. Aktivitas gerakan badan menghadap kiblat dan hafalan di lisan, sebatas menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim. Hati dan pikiran ini masih menghadirkan segala permasalahan dunia. Bahkan sekedar kunci motor yang hilang, langsung teringat ketika tangan mengangkat takbiratul ihram. Rindu rasanya ibadah yang agung ini menjadi istirahatnya hati dari dunia. …
Buku ini akan mengajak Anda untuk menjadi pemain bagi diri Anda sendiri. Yakinlah Allah tidak akan mengubah nasib Anda kecuali Anda berupaya dengah sungguh-sungguh sengubah nasib Anda ke arah mana Anda akan berubah. Buku ini akan mengajak Anda untuk melihat nilai-nilai yang selama ini belum Anda lihat karena keragu-raguan atau ketidakberanian Anda untuk melihat lebih dekat siapakah Anda sebenar…
"Judul asli: Ibtasim Suatu pagi, seorang Arab Badui ikut shalat subuh berjamaah. Ketika itu sang imam membaca surat al-Baqarah, padahal saat itu orang Badui tersebut sedang terburu-buru karena suatu keperluan. Akibatnya, ia tidak dapat memenuhi keperluannya itu. Pada esok harinya, ia kembali ikut shalat berjamaah. Ketika imam mulai membaca surat al-Fiil, orang Badui tersebut langsung pergi s…
Ada sebuah buku yang kelak akan diberikan kepadamu, dan membuatmu terkejut saat membacanya, padahal kamu sendiri yang menulisnya. Buku itu adalah buku catatan amal perbuatan milikmu selama perjalanan hidup di dunia. Yang dikumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfudz) dan diperlihatkan kelak di Yaumil Hisab. Maka tulislah buku itu dengan baik!
Saat ini, terdapat dua sikap yang ditampilkan masyarakat dalam memperlakukan agama, yang kedua-duanya justru membahayakan bagi agama itu sendiri. Sebagian menganggap agama tidak lagi relevan dengan rasionalitas zaman--karena apa yang ditawarkan agama sudah dapat dipenuhi oleh sains, kapitalisme, dan otoritas politik. Sebaliknya, sebagian yang lain menjalankan agama dengan fanatisme berlebihan h…
"Benarkah Anda ingin dicintai Allah?" Sebuah pertanyaan, jikalau itu disodorkan pada kita, maka semua akan serentak menjawab, "Ya, tentu saja." Demikianlah, ketika Yang Maha Kuasa mencintai kita, pastilah hidup kita di dunia dan akhirat akan dijamin oleh-Nya. Layaknya seorang kekasih yang menyayangi pasangannya. Bagaimana kita menjadi hamba yang pantas untuk dicintai-Nya? Sebuah hadits Nabi men…